29 Juli Pilkades Serentak, Minggu Depan Sosialisasinya

Foto: Dokumen wartablora.com
Seorang warga desa Kemiri, Kecamatan Jepon, mencelupkan jarinya ke tinta sebagai tanda telah memberikan hak suaranya dalam pemilihan kepala desa setempat. Pemilihan kepala desa ini hampir serentak digelar di Kabupaten Blora pada 25 Agustus 2013.
Rabu, 05 April 2017 14:50 WIB

BLORA (wartablora.com)—Pemerintah Kabupaten Blora telah menetapkan tanggal pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang akan digelar di 27 desa di tahun ini. Melalui keputusannya nomor 141/214/2017 tentang Pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Blora 2017, Bupati Blora Djoko Nugroho menetapkan tanggal 29 Juli pelaksanaan Pilkades serentak di 27 desa.

Asisten I Sekretaris Daerah Setyo Edy mengatakan, sebelumnya ada 3 pilihan untuk melaksanakan Pilkades serentak ini.

"Opsinya di bulan Mei sebelum puasa, di bulan Juli setelah lebaran, atau di bulan Agustus," katanya seperti dilansir Suara Merdeka hari ini, Rabu (5/4/2017).

Opsi di bulan Agustus sebenarnya sama dengan pelaksanaan Pilkades serentak 4 tahun lalu. Kala itu pelaksanaan Pilkades serentak di tanggal 25 Agustus 2013 yang diikuti 230-an desa.

Sementara itu Kepala Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Sekretariat Daerah (Setda) Blora, Riyanto Warsito berencana akan melakukan sosialisasi tentang jadwal dan tahapan serta pembentukan panitia di minggu depan.

“Menurut rencana pekan depan kami akan undang para camat dan pihak desa yang akan melaksanakan pilkades. Kami akan sampaikan SK bupati tentang pilkades itu sekaligus menyosialisasikan persiapan pembentukan panitia pilkades,” katanya.

Untuk tahapan, Riyanto mengatakan ada beberapa yang harus dilalui. Antara lain: persiapan, pencalonan, pemungutan suara serta tahapan penetapan, pengesahan dan pelantikan. Hanya saja pihaknya belum menentukan tanggal dari masing-masing tahapan tersebut.

Untuk kepanitian, dikatakan Riyanto, akan diambil dari desa masing-masing. Unsurnya dari perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan unsur tokoh masyarakat.

"Jumlah personel yang ada di panitia pilkades disesuaikan dengan kebutuhan desa," tutupnya. (*)